You are currently viewing Layang – Layang Sebagai Media Kreatif Anak, Spring Kite Festival Sukses Digelar!

Layang – Layang Sebagai Media Kreatif Anak, Spring Kite Festival Sukses Digelar!

JAKARTA – Dalam rangka rayakan pergantian musim, Mall Kelapa Gading adakan acara bertema layang – layang yang menarik dan kreatif. Target kegiatan merupakan anak – anak dengan mengajak mereka untuk berkreasi dan belajar percaya diri terhadap kegiatan yang dilakukan.

Layang – layang sebagai permainan tradisional yang familiar

Tak terasa kita sudah memasuki bulan maret ya, good people. Tak terasa juga kita akan segera memasuki musim semi atau untuk masyarakat Indonesia familiar dengan penyebutan musim panas, nih. Musim panas kira – kira identik dengan apa ya? Yup! musim panas sering dikaitkan dengan pantai, es kelapa, dan permainan satu ini, layang – layang.

Tentu sudah tidak asing lagi ya bagi kita untuk mendengar permainan satu ini, layang – layang. Permainan ini juga dapat kita sebut sebagai layangan agar lebih singkat ya, good people. Layangan ini merupakan permainan tradisional yang sudah lama dikenal oleh masyarakat. Permainan ini pada awalnya berasal dari Tiongkok yang kemudian diadopsi oleh Indonesia. Permainan ini merupakan salah satu permainan yang digemari oleh anak – anak, terutama anak laki – laki.

Permainan ini dimainkan pada saat bulan – bulan dengan iklim yang kering atau panas karena layangan sangat mengandalkan angin. Angin merupakan komponen yang sangat penting dalam menerbangkan dan menyeimbangkan layangan. Sehingga saat musim panas seperti saat ini, layangan adalah permainan yang sangat cocok untuk dimainkan.

Spring Kite Fest

Dalam rangka merayakan musim panas ini, Mall Kelapa Gading yang terletak di tengah – tengah kota mengadakan kegiatan yang sangat seru lho! Kira – kira kegiatan apa ya yang telah diselenggarakan oleh MKG?

fakerolex

Jadi, pada tanggal 17 sampai 19 Maret 2023 MKG mengadakan kegiatan Spring Kite Fest atau Festival Layang – layang. Kegiatan ini terbuka secara umum dan dapat diikuti oleh anak – anak dengan didampingi oleh orang tua. Sesaat setelah memasuki area festival ini, kita akan langsung disuguhi nuansa warna – warni, hiasan layangan, dan beberapa ornamen yang identik dengan layangan. Festival ini diselenggarakan di area MKG dengan melakukan dua agenda atau kegiatan utama lho, good people.

Kegiatan pertama, yaitu Traditional Kite Making pada tanggal 18 – 19 Maret 2023 terdapat kegiatan pembuatan layangan yang dapat diikuti oleh pengunjung. Sebanyak 25 orang atau pengunjung yang beruntung akan mendapatkan kesempatan untuk belajar bagaimana cara membuat layangan yang baik dan menarik. Pengunjung yang mengikuti kegiatan ini pun tidak dipungut biaya alias gratis, lho. Tentunya kegiatan ini didampingi langsung oleh orang yang memiliki pengetahuan yang baik ya, good people. Jadi pengunjung akan didampingi oleh perwakilan dari Museum Layang – Layang.

Peserta akan diajarkan mengenai cara memilih bahan – bahan yang tepat untuk pembuatan layangan, cara membuat rangka layangan, hingga cara menempelkan kertas sebagai badan dari layangan.

Kegiatan kedua, yaitu Kite Painting yang mana penyelenggara festival ini bekerja sama dengan By Painters untuk melaksanakan kegiatannya. By Painters akan mengajari peserta tentang bagaimana menghiasi layangan dengan menarik melalui kreativitas setiap peserta dalam memadukan cat warna yang tersedia. Pengunjung yang mengikuti kegiatan ini hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp50.000 saja, lho! Pesertanya pun hanya sebanyak 25 orang setiap harinya yang dapat mengikuti kegiatan ini.

Berasa eksklusif ya kegiatan ini, good people!

Manfaat Spring Kite Festival

Nah saatnya kita membahas tentang manfaat dari spring kite festival yang telah diselenggarakan nih good people. Ternyata banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan nih. Kira – kira apa saja ya manfaatnya?

Karena target kegiatan ini adalah anak – anak, kegiatan ini dapat mengajari anak – anak tentang cara untuk percaya diri terhadap kreativitas mereka melalui ide yang muncul saat mereka mewarnai layangan, mengajarkan kemandirian dan menghargai proses pembuatan dari layangan, dan juga anak – anak diajak untuk belajar mengenal salah satu permainan tradisional Indonesia yang saat ini mulai ditinggalkan.

Selain membawa kesenangan untuk anak, kegiatan ini juga mengajak orang tua untuk bernostalgia dengan permainan layangan yang tentunya sangat berkesan pada masa kecilnya.

Baca juga : Rekomendasi tempat makan ice cream di sekitar Kelapa Gading dengan nuansa Vintage.

Leave a Reply